Traveling dengan Piranti Translator Bahasa

Hingga saat ini, Piranti Translator Bahasa yaitu Google Terjemahkan tetap jadi opsi banyak pemakai internet di seluruh dunia. Sebagai alat penerjemah, baik berbentuk situs atau program hp.

Tetapi, kenyataannya Piranti Translator Bahasa bukan salah satu alat penerjemah. Ada sepuluh alternative program dan situs penerjemah kecuali Google Terjemahkan yang menjadi opsi untuk Anda diambil Bit.Ai dan beberapa sumber lainnya.

Traveling Semakin Gampang dengan Piranti Translator Bahasa Ini

Google Terjemahkan selalu berusaha lakukan penyempurnaan feature untuk tingkatkan kualitas servicenya, dimulai dari tehnologi pengenal suara, sampai text berbentuk gambar.

Piranti Translator Bahasa yang dinaungi oleh Google ini telah mempunyai database sampai 103 bahasa di dunia, terhitung bahasa wilayah di Indonesia seperti Jawa dan Sunda. Tidaklah aneh jika ini membuat Google Terjemahkan disukai oleh beberapa orang.

Baca Juga: Hero Gord Kurang Disukai di Mobile Legends

Pelesiran ke negara lain memang membahagiakan. Kamu dapat berkunjung beberapa tempat, makan bermacam sajian, dan rasakan kebudayaan yang berbeda dari negara kelahiranmu. Memang, harga yang dibayar cukup tinggi. Tapi, pengalaman dan kebahagiaan yang didapatkan juga sebanding!

Namun, tampil satu masalah. Misalnya, saat kamu tengah pelesiran ke Jepang dan ingin beli takoyaki, apa yang perlu kamu ucapkan? Duh, justru tingkat Bahasa Jepangmu hanya hanya belajar pada anime kembali! Sesampai di kios takoyaki, justru keringat dingin.

Untungnya, hal itu dapat ditangani dengan bermacam alat penafsiran. Salah satunya yang tersering digunakan ialah Google Translate. Bahkan juga, saat ini media penerjemah dari Google itu bisa juga interpreting, dan hasilnya juga minimum tidak membuat tidak berhasil memahami!

Kecuali Google Terjemahkan, berikut 7 media penerjemah yang lain bisa kamu tenteng dan buat jadi fasilitas komunikasi di luar negeri, dari bahasa asing sampai bahasa sandi!

  1. Pilot Smart

Untuk beberapa orang, masalah umum dalam pergi ke luar negeri ialah berkomunikasi. Walau sekarang banyak program penerjemah yang dapat dipakai di handphone, pemakaiannya belum juga bagus untuk pembicaraan setiap hari. Tetapi tak lagi sesudah Anda memakai earpiece hebat namanya Pilot yang satu ini.

Earpiece yang disebutkan Pilot ini sebuah project yang lagi berjalan di situs crowdfunding Indiegogo. Sama seperti yang telah aku singgung sedikit di atas, Pilot bermanfaat untuk mengartikan pembicaraan antar bahasa langsung saat dipakai.

Earpiece Pilot diperlengkapi dengan sebuah program yang bisa diinstall di handphone untuk jalankan fungsinya. Pilot bekerja lewat cara seperti berikut, saat pemakai bicara dalam sebuah bahasa, Pilot akan dengarkan dan meneruskannya ke program lewat 3 layer tehnologi seperti speech recognition, machine speech synthesis dan translation.

Benar ada earbud yang langsung bisa mengartikan bahasa asing di sekelilingmu? Jawabnya ada, dan namanya Pilot Smart! Dipasarkan sepasang, earbud Pilot Smart mempunyai bisa mengartikan 15 bahasa dan 42 aksen! Dengan program Pilot Speech Translation, earbud penerjemah ini mempunyai dua model:

  • Mendengar: dengarkan beberapa suara dengan bahasa asing yang didengar dalam jarak dekat, dan mengartikannya ke bahasamu.
  • Mengobrol: kamu menggunakan satu, dan musuh bicaramu menggunakan yang earbud satunya lagi. Kalian bebas bicara dengan bahasa aslimu dan earbud, yang sama-sama tersambung ke program, mengartikan dan siarkan kembali pada telinga setiap lewat tayangan Bluetooth.

Kecuali penerjemah, Pilot Smart yang bisa bertahan 20 jam dengan sekali charge bisa juga dipakai untuk dengarkan musik! Modern, kan?

  1. ELSA

Siapa ngomong mesin akan menaklukkan manusia dalam soal penafsiran? Telah dipakai oleh beberapa departemen kepolisian di Amerika Serikat, Enabling Language Serviss Anywhere (ELSA) bikinan RTT Mobile tidak memakai algoritme yang susah atau kepandaian bikinan (AI) untuk menyiapkan terjemahan.

Kebalikannya, ELSA manfaatkan komunikasi digital berkecepatan tinggi dan kekuatan penafsiran manusia! Piranti ELSA yang digunakan memakai jaringan nirkabel untuk menyambungkan pemakai dengan staff penerjemah profesional dari RTT Mobile yang siap mengartikan lebih dari 180 bahasa.

  1. Megaphoneyaku

Telah dipakai di lapangan terbang Narita, Jepang, Megaphoneyaku/メガホンヤク ialah media penerjemah bikinan Panasonic. Penemuan ini di inspirasi dari musibah banjir yang menerpa Jepang 2014 lalu, saat petugas lapangan terbang ketidaktahuan memberikan air dan kantong tidur pada beberapa wisatawan mancanegara.

Namanya terdiri dari 2 kata Inggris dan Jepang, “Megaphone” yang bermakna “Megafon” dan “Yaku/訳” yang bermakna “Mengartikan “.Dengan Megaphoneyaku, petugas lapangan terbang Narita mengartikan Jepang ke Bahasa Inggris, Tionghoa, dan Korea! Dengan monitor tertempel di atas, kamu bisa pilih terjemahan bahasanya.

Gampang dipakai dan peka pada tempat sangat ramai juga, Megaphoneyaku bisa hasilkan 1.800 skema frasa terhitung seputar 300 preset frasa yang umum dipakai. Pas untuk kamu yang menyukai pelesiran ke negara Asia Timur! Sayang, produk ini terbatas di Jepang saja.

  1. DoCoMo HMD

Oke, interpreting sudah. Lalu, bagaimana jika kamu kesusahan membaca menu, khususnya menu di Jepang, Tiongkok, dan Korea yang tidak gunakan alfabet Barat? DoCoMo mengerti. Karena itu, mereka tawarkan head-mounted display (HMD) yang bisa mengartikan tulisan ke Bahasa Inggris, Tionghoa, dan Korea.

Serupa dengan kacamata kenyataan tertambah (AR), HMD DoCoMo bisa ditujukan ke tulisan di buku, poster, atau markah jalan dan tulisan asing itu langsung akan ditranslate lewat pemrosesan cloud ke tiga bahasa itu cuman dalam kurun waktu 5 detik! DoCoMo mengharap HMD penerjemah ini bisa digunakan saat Olimpiade Musim Panas Jepang.

  1. UNI

Penafsiran tidak cuma mengenai mengganti bahasa, tetapi mengenai membuat bahasa yang pertama asing jadi bisa dipahami satu sama lain. Itu visi UNI, kasus tablet khusus bikinan perusahaan pelopor asal California, MotionSavvy, yang scan bahasa sandi, menerjemahkan, lalu tampilkannya sebagai suara atau text!

Tidak perlu disebutkan kembali, UNI mengemban peranan penafsiran yang paling kompleks. UNI sesuaikan translate-nya dengan style bahasa sandi, hingga bisa diberikan kode-isyarat baru yang diupload ke cloud dan dibagi dengan semua pemakai.

  1. SignAloud

Kecuali UNI, ada media penerjemah bahasa sandi bagus yang lain untuk memudahkan komunikasi dengan penyandang tunawicara atau tunarungu. Ditingkatkan oleh Thomas Pryor dan Navid Azodi, mahasiswa University of Washington, sarung tangan SignAloud ialah jawabnya!

Memenangi persaingan Lemelson-MIT, SignAloud mengikut gerakan tangan penggunanya, lalu kirim datanya ke computer pusat lewat Bluetooth. Lalu, computer pusat akan menyamakan pergerakan kode dengan database berisi terjemahan bahasa sandi yang dijumpai. Sesudah bertemu, computer akan mengartikan kata itu jadi suara atau kata.

  1. SpeechTrans

peechTrans ialah nama yang dikenali dalam usaha bahasa, dan gelang Bluetooth-nya memungkinkanmu manfaatkan ketrampilan pindah bahasanya cukup dengan memakai hp! Gelang ramping SpeechTrans memakai tehnologi pengenalan suara automatis (ASR) Nuance supaya 98 % lebih tepat dalam mengartikan ke lebih dari 44 bahasa, terhitung Bahasa Indonesia!

Disamping itu, SpeechTrans dapat diintegrasikan dengan bermacam service seperti Zoom, Facebook Messenger, Skype, dan YouTube hingga bisa mengartikan text asing di dunia maya! Memang, SpeechTrans belum juga mempunyai waktu tanggapan yang cepat. Tapi, gelang ini ialah langkah awal yang kompak ke arah pengenalan bahasa yang betul-betul universal.

Penafsiran tidak hanya masalah mendapati persamaan yang serupa untuk satu kata, frasa, atau kalimat bahasa asing ke bahasa ibu. Penafsiran bermakna sampaikan pengakuan dari bahasa asing yang disamakan dengan kebudayaan dan pengetahuan kita hingga pesan dari bahasa asing itu selalu terlindungi maknanya.

Itu  media penerjemah bahasa yang tidak kalah tepat dibanding Google Terjemahkan, dari bahasa asing sampai bahasa sandi! Dengan kontribusi tehnologi ini, komunikasi dengan musuh berbicara luar negeri sampai penyandang tunawicara dan tunarungu juga dapat lancar tanpa masalah.